my dog

Senin, 12 Desember 2011

seruan untuk kekasihku

0 komentar
Percayakah kamu jika kita itu ditakdirkan bersama? 
percayakah kamu jika kita memang disatukan sejak lama? 
percayakah kamu jika kita pasti takdir itu nyata? 
percayakah kamu jika kita akan bahagia berdua? 


lihatlah persaman2 yang kita punya... 
lihatlah keunikan kita berdua.. 
lihatlah betapa banyak kemiripin yang ada... 
lihatlah keserasian yang menaungi kita... 
kau tau itu semua datang darimana? 


kau tau semua itu tidak datang scara tiba2 lewat skenario yang indah, lucu, unik yang dibungkus perselisihan lucu.. 
dan akhirnya kita berjanji tuk menjalani hubungan ini... 
disaat itulah aq berjanji tuk hidup berdua denganmu.. 
disaat itu lah aq yakin belahan hati ku itu kamu disaat itu lah aq memantapkan diriku tuk berjalan disisimu.. 
disaat itulah aq mw membuka hatiku untuk hatimuu 


cobaan datang silih berganti namun kita bertahan 
halangan datang menghampiri namun kita menerjang 
rintangan datang menghalangi namun kita menantang 
ujian datang menghadang namun kita melawan 


untuk semua itu kau mau mundur? 
untuk semua itu kau mau gentar?? 
untuk semua itu kau mau ragu???? 
untuk semua itu kau mau takut????? 


dengan seruan aq membangunkanmu 
dengan seruan aq meyakinkanmu 
dengan seruan aq menguatkanmu 
dengan seruan aq mendorongmu... 


aq disini tidak datang tiba-tiba untuk memperburukmu! 
aq disini bukanlah suatu hal untuk disesali!!! 
namun... 
aq disini adalah untuk mendampingimu 
aq disini adalah untuk menyemai cinta bersama mu together forever....


bersamamu selalu, bersamamu sampai akhir waktu tersenyumlah wahai kekasihku, karna hal2 yng kita impikan itu nyata*untuk Istian Safitri pacarnya Iwan Saputra*

Jumat, 07 Oktober 2011

RETORIKA

0 komentar
Aristoteles adalah murid Plato, filsuf terkenal dari zaman Yunani Kuno. Kala itu, di Yunani dikenal Kaum Sophie yang mengajarkan cara berbicara atau berorasi kepada orang-orang awam, pengacara, serta para politisi. Plato sendiri banyak menyindir perilaku Kaum Sophie ini karena menurutnya orasi yang mereka ajarkan itu miskin teori, dan terkesan dangkal.
Aristoteles berpendapat bahwa retorika itu sendiri sebenarnya bersifat netral. Maksudnya adalah orator itu sendiri bisa memiliki tujuan yang mulia atau justru hanya menyebarkan omongan yang gombal atau bahkan dusta belaka. Menurutnya, “…by using these justly one would do the greatest good, and unjustly, the greatest harm” (1991: 35). Aristoteles masih percaya bahwa moralitas adalah yang paling utama dalam retorika. Akan tetapi dia juga menyatakan bahwa retorika adalah seni. Retorika yang sukses adalah yang mampu memenuhi dua unsur, yaitu kebijaksanaan (wisdom) dan kemampuan dalam mengolah kata-kata (eloquence).
Rethoric, salah satu karya terbesar Aristoteles, banyak dilihat sebagai studi tentang psikologi khalayak yang sangat bagus. Aristoteles dinilai mampu membawa retorika menjadi sebuah ilmu, dengan cara secara sistematis menyelidiki efek dari pembicara, orasi, serta audiensnya. Orator sendiri dilihat oleh Aristoteles sebagai orang yang menggunakan pengetahuannya sebagai seni. Jadi, orasi atau retorika adalah seni berorasi.
Aristoteles melihat fungsi retorika sebagai komunikasi ‘persuasif’, meskipun dia tidak menyebutkan hal ini secara tegas. Meskipun begitu, dia menekankan bahwa retorika adalah komunikasi yang sangat menghindari metode yang kohersif.
Aristoteles kemudian menyebutkan tentang klasifikasi tiga kondisi audiens dalam studi retorika. Klasifikasi yang pertama adalah courtroom speaking, yaitu yang dicontohkan dengan situasi ketika hakim sedang menimbang untuk memutuskan tersangka bersalah atau tidak bersalah dalam suatu sidang peradilan. Ketika seorang Penuntut dan Pembela beradu argumentasi dalam persidangan tersebut, maka keduanya telah melakukan judicial rethoric.
 
Yang kedua adalah political speaking, yang bertujuan untuk mempengaruhi legislator atau pemilih untuk ikut serta dalam pilihan politik tertentu. Debat dalam kampanye termasuk dalam kategori ini. Sedangkan yang ketiga adalah ceremonial speaking, di mana yang dilakukan adalah upaya mendapatkan sanjungan atau menyalahkan pihak lain guna mendapatkan perhatian dari khalayak. Mungkin yang masuk kategori ini semacam tabligh akbar atau sejenisnya.
Karena muridnya terbiasa dengan metode dialectic Socrates, yaitu metode diskusi tanya-jawab, one-on-one discussion, maka Aristoteles menyebutkan retorika adalah kebalikannya. Retorika adalah diksusi dari satu orang kepada banyak orang. Jika dialectic adalah upaya untuk mencari kebenaran, maka retorika mencoba menunjukkan kebenaran yang telah diketemukan sebelumnya. Dialectic menjawab pertanyaan filosofis yang umum, retorika hanya fokus pada satu hal saja. Dialectic berurusan dengan kepastian, sedang retorika berurusan dengan probabilitas (kemungkinan). Menurutnya, retorika adalah seni untuk mengungkapkan suatu kebenaran kepada khalayak yang belum yakin sepenuhnya terhadap kebenaran tersebut, dengan cara yang paling cocok atau sesuai.
Menurut Aristoteles, kualitas persuasi dari retorika bergantung kepada tiga aspek pembuktian, yaitu logika (logos), etika (ethos), dan emosional (pathos). Pembuktian logika berangkat dari argumentasi pembicara atau orator itu sendiri, pembuktian etis dilihat dari bagaimana karakter dari orator terungkap melalui pesan-pesan yang disampaikannya dalam orasi, dan pembuktian emosional dapat dirasakan dari bagaimana transmisi perasaan dari orator mampu tersampaikan kepada khalayaknya.
Aristoteles mengutarakan tentang dua konsep pembuktian logis (logical proof), yakni enthymeme dan example (contoh). Enthymeme sendiri adalah semacam silogisme yang belum sempurna. Berikut ini contohnya:
Premis mayor : Semua manusia memiliki derajat yang sama
Premis minor : Saya adalah manusia
Konklusi : Maka saya memiliki derajat yang sama
Dalam entymeme, biasanya hanya menggunakan premis “semua manusia memiliki derajat yang sama dengan manusia yang lain…..Saya memiliki derajat yang sama”, tanpa perlu menggunakan premis “saya adalah manusia”.
Entymeme ini digunakan dengan tujuan agar khalayak menggunakan kerangka logika tertentu, sehingga mereka semacam diberikan ‘ruang’ untuk menafsirkan premis yang digunakan dalam silogisme yang dimaksud oleh orator tadi. Dengan memberikan ‘ruang’ tadi pada dasarnya khalayak digiring untuk menggunakan cara berpikir yang sama dengan apa yang dipikirkan oleh orator. Sejauh orasi yang digunakan dapat masuk ke dalam logika khalayak tadi, maka pembuktian logis dari orasi yang dilakukan akan terasa cukup efektif.
Enthymeme kemudian diperkuat dengan example atau contoh. Jika enthymeme digunakan sebagai pembentuk logika atau kerangka berpikir, maka contoh dipakai untuk memperkuat pembuktian dengan detail contoh-contoh dari pemikiran yang dimaksudkan sebelumnya.
Pembuktian etis (ethical proof) menurut Aristoteles berpulang kepada kredibilitas dari orator tersebut. Retorika yang baik tidak hanya mengandalkan kata-kata yang baik semata, melainkan bahwa oratornya sendiri juga harus ‘terlihat’ memiliki kredibilitas. Karena seringkali khalayak sudah cukup terpesona kepada seseorang, bahkan sebelum orang tersebut berpidato atau berorasi. Sebelum kata-kata keluar dari mulut orang tersebut.
Dalam Rethoric, Aristoteles menyebutkan tentang tiga sumber kredibilitas yang baik, yaitu intelligence, character, dan goodwill.
Intelligence atau kecerdasan lebih kepada persoalan kebijaksanaan dan kemampuan dalam berbagi nilai atau kepercayaan antara orator dengan khalayaknya. Maksudnya adalah khalayak seringkali menilai bahwa orator tersebut ‘cerdas’ adalah sejauh mana mereka sepakat atau memiliki kesamaan pemikiran, cara berpikir, atau ide dengan orator tersebut. Orator yang cerdas, oleh karenanya mampu menyesuaikan diri atau mampu membaca cara berpikir khalayaknya, untuk kemudian disesuaikan dengan cara berpikirnya.
Character lebih kepada citra orator sebagai orang yang baik dan orang yang jujur. Jika seorang orator mampu memiliki citra sebagai orang yang baik dan jujur, apapun kata-kata yang disampaikan dalam orasinya maka khalayak cenderung lebih mudah untuk percaya. Begitu pula sebaliknya, jika orator yang bersangkutan memiliki citra yang kurang baik maka sebaik apapun kata-kata yang disampaikannya khalayak sulit untuk percaya.
Good will atau niat baik, adalah penilaian positif yang coba ditularkan oleh orator kepada khalayaknya. Seorang orator mungkin mampu memperlihatkan kecerdasannya, menunjukkan karakter kepribadiannya, akan tetapi belum tentu mampu ‘menyentuh hati’ khalayaknya. Niat baik ini biasanya dapat dirasakan oleh hati khalayak.
Pembuktian emosional (emotional proof). Di sini orator dituntut untuk mampu menyesuaikan suasana emosional yang ingin dicapai dalam sebuah orasi. Orator yang cerdas mampu mengendalikan suasana emosi yang diinginkan, bukan apa yang diinginkan khalayak, akan tetapi lebih kepada apa yang diinginkan oleh orator itu sendiri. Dengan mengetahui karakteristik khalayak, pemahaman yang mendalam terhadap berbagai macam karakter emosi, diharapkan retorika yang dilakukan dapat berjalan efektif.
Walaupun banyak ilmuwan menyatakan bahwa sebenarnya pemikiran Aristoteles tentang retorika itu rumit, mereka kemudian menyederhanakan pemikiran tersebut ke dalam empat konsep tentang bagaimana mengukur kualitas seorang orator yang baik. Keempat hal tersebut adalah bagaimana menciptakan argumentasi (invention), menyusun bahan-bahan atau materi argumentasi (arrangement), pemilihan bahasa (style), dan bagaimana teknik penyampaiannya (tecniques of delivery).
Untuk menciptakan argumentasi yang baik, orator dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas, kemampuan penalaran dan logika yang baik dalam berbagai macam bentuk pembicaraan. Penguasaan terhadap berbagai macam topik, isu, informasi, data, dan sejenisnya, dapat dijadikan sebagai memori yang setiap saat mampu dibentuk menjadi argumentasi ketika orasi dilakukan. Semakin banyak memori yang dimiliki maka akan semakin mudah untuk menciptakan argumentasi yang baik.
Aristoteles mengingatkan tentang pentingnya penyusunan atau pentahapan argumentasi itu sendiri. Menurutnya, pada awal-awal orasi baiknya adalah sebagai upaya untuk menarik perhatian dari khalayak, menjaga kredibilitas, dan kemudian memperjelas maksud atau tujuan dari pembicaraan atau orasi itu sendiri. Yang terakhir adalah konklusi, yang sebaiknya adalah mengupayakan bagaimana khalayak akan selalu mengingat apa-apa yang telah kita katakan, dan kita meninggalkan khalayak dengan citra yang positif tentang diri kita dan ide-ide yang telah kita sampaikan kepada mereka.
Style atau gaya bicara adalah tentang bagaimana kemapuan seorang orator menggunakan cara atau gaya bicara tertentu. Gaya bicara ini ibarat karakteristik si orator itu sendiri. Ada orator yang bagus karena dinilai memiliki gaya orasi yang unik, menarik, dan bukan tentang kata-kata apa yang disampaikannya.
Style ini juga terkait erat dengan cara penyampaian kata-kata atau argumentasi kepada khalayak. Cara penyampaian yang menarik adalah hal yang penting dalam sebuah orasi. Karena seringkali kefektifan orasi dilihat dari sejauh mana khalayak menilai cara bicara atau cara orasi orang tersebut menarik atau tidak. Mengenai apa yang disampaikannnya itu menjadi hal yang berikutnya.
Para pengkritik terhadap teori retorika Aristoteles ini mengatakan bahwa kesalahan terbesar di sini adalah audiens atau khalayak dianggap pasif. Orator menurut Aristoteles dianggap akan selalu mampu menyampaikan apa-apa yang dimaksudkannya kepada khalayak sejauh mereka mengikuti anjuran-anjuran Aristoteles tersebut. Ada faktor yang penting yang terlupa oleh Aristoteles, yaitu situasi. Padahal faktor ini adalah salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam praktek retorika itu sendiri.
Di luar itu semua, teori retorika ini memang banyak dinilai memadai jika dilihat sebagai landasan dalam studi dan praktek retorika. Tentunya seiring masa perlu dilakukan beragai macam penyesuaian dan semacamnya. Akan tetapi yang terpenting dari itu semua bahwa retorika atau komunikasi secama umum pada dasarnya adalah seni, sehingga tidak akan mampu untuk terbakukan dalam bentuk-bentuk aturan apapun. Seringnya, semuanya berpulang kepada manusia itu sendiri.
Daftar Pustaka:
Griffin, Emory A., A First Look at Communication Theory, 5th edition, New York: McGraw-Hill, 2003, p.303—311
Bacaan lebih lanjut:
Aristotle, On Rethoric: A Theory of Civil Discourse, George A. Kennedy (ed. And trans.), Oxford University, New York, 1991

i invite you to visit my source here :)

Selasa, 01 Maret 2011

Proposal LKK Cabang Metro

0 komentar

Bagi temen-temen yang ingin download proposal LKK dan Surat Peserta LLK

DOWNLOAD DISINI

Proposal LKK
1. Ziddu
2. 4Shared

Surat Peserta LKK
1. Ziddu
2. 4Shared

Jumat, 23 Juli 2010

Kenapa Tokek Sangat Mahal?

0 komentar


Tokek banyak dicari orang karena dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Karena banyak yang mencari, binatang ini pun harganya mahal. Apa saja khasiat daging tokek yang konon bisa menyembuhkan penyakit itu?

Khasiat daging tokek yang dikonsumsi sebagai makanan atau dalam bentuk bubuk dipercaya bisa mengobati berbagai macam penyakit seperti penyakit kulit, asma dan juga meningkatkan stamina kaum laki-laki. Tapi hingga kini belum ada penelitian secara farmakologi yang mampu menunjukkan khasiat dari pengobatan menggunakan tokek tersebut.

Tokek pernah dilaporkan dalam laporan praktik klinis (uji coba ke makhluk hidup) yang menunjukkan memiliki efek positif terhadap tumor ganas. Sebuah tim riset yang dipimpin oleh Prof Wang dari Henan University of China pernah melaporkan hal ini.

Penemuan ini dipublikasikan dalam World Journal of Gastroenterology. Tapi tidak ada penelitian mengenai studi farmakologi (ilmu tentang interaksi antara obat, sistem dan proses hidup) dari tokek ini, sehingga mekanisme kerjanya sebgai anti-tumor masih belum jelas.

Seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Senin (26/4/2010) hasil laporan praktik klinis tokek tidak hanya bisa memperkuat sistem kekebalan suatu organisme tapi juga dapat menginduksi sel-sel tumor opoptosis yaitu sel-sel tumor yang dapat menghancurkan dirinya sendiri. Dalam melakukan praktik klinis ini, tim peneliti menggunakan hewan percobaan tikus yang berjenis kelamin betina.

Selain itu tokek juga diyakini dapat menurunkan aktivitas dari protein VEGF dan bFGF. Protein-protein ini sangat mempengaruhi perkembangan dari sel-sel kanker.

Dampak meningkatnya sistem kekebalan dideteksi berdasarkan thymus yaitu kelenjar yang dapat memproduksi sel imun di dalam leher, sel pagosit dan limpa. Serta diketahui adanya penurunan ekspresi protein VEGF dan bFGF, dan peningkatan dari sel apoptotik yang bisa membunuh sel tumor.

Saat ini badan kesehatan dunia (WHO) sedang melakukan penelitian mengenai khasiat dari daging dan kulit tokek yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit AIDS, asma dan berbagai penyakit kulit lainnya.

Hal ini untuk mengetahui apakah pengobatan ini benar-benar efektif atau tidak, serta untuk melihat adakah efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan.

Tokek sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu sebagai obat tradisional China dan juga sebagai salah satu menu makanan. Seiring berkembangnya informasi yang menunjukkan khasiat dari tokek ini, tokek kini termasuk salah satu binatang yang memiliki harga jual tinggi.
sumber: DetikHealth

Sabtu, 26 Juni 2010

Main Yugi oh Yuk !!

0 komentar
Sumber : klik disini
1. Asal-usul atau keterangan singkat

Permainan kartu Yu-Gi-Oh! Ini berdasarkan komik dan anime Yu-Gi-Oh! Kazuki Takahashi. Dalam permainan ini dua card duelist akan saling bertarung dengan kartu monster mereka untuk memperebutkan gelar duelist sejati.Di saat ini pun permainan ini sangat popular di kalangan anak-anak, remaja, dan orang tua.Di luar negeri seperti amerika dan jepang mengadakan turnamen kartu Yu-Gi-Oh!

2. Tujuan dari game

Tujuan permainan ini sama dengan permainan lainnya dimana seorang duelist harus bisa mengalahkan lawannya.Sebuah pertarungan terdiri dari 3 kali duel, duelist yang bias memenangkan 2 pertarungan maka dialah pemenangnya.Apabila setiap duelist menang satu kali,kalah satu kali,dan seimbang,atau 3 kali seimbang, maka tidak ada yang menang dan kalah.

3. Cara memenangkan pertarungan

Pada awalnya setiap duelist memiliki 8000 life point.Apabila life pointnya menjadi 0,maka dia kalah .Apabila dua duelist life pointnya sama-sama 0,maka pertandingan adalah seri.Apabila kedua duelist tidak bisa menarik kartu pada Draw Phase maka yang pertama kali kehabisan kartu maka dia yang kalah.Untuk memenangkan pertarungan,bisa juga dengan cara special.Apabila seorang duelist memiliki 5 kartu ini di tangannya maka dia akan langsung menang:

Left Leg of the forbidden one

Right leg of the forbidden one

Left arm of the forbidden one

Right arm of the forbidden one










Exodia of the forbidden one









4. Persiapan deck


  • Dalam satu Main Deck harus terdiri dari minimal 40 kartu
  • Sebagai tambahan ketika duel kamu dapat membuat sebuah Side Deck yang terdiri dari 15 kartu.Fungsi Side Deck ini untuk memodifikasi Main Deck kamu agar sesuai dengan strategi yang kamu gunakan.
  • Diantara pertarungan(setelah/sebelum kamu dapat menukar kartu dari Side Deck ke Main Deck dengan catatan jumlah kartu di Main Deck jumlahnya sama setelah pertukaran.
  • Untuk membuat Side Deck ini harus tepat terdiri dari 15 kartu.Jika jumlahnnya lebih atau kurang,maka tidak boleh dibuat Side Deck.
  • Dalam pertarungan kamu hanya boleh memiliki tiga kopi jenis kartu yang sama.

5. Tata cara bertanding

Sesuai dengan aturan resminya sebuah pertarungan dimulai dengan :
  • Kedua duelist saling mengocok kedua kartunya dan kemudian memberikan kembali kepada pemiliknya .
  • Apabila duelist menggunakan Fusion monster,kartunya harus ditaruh menghadap ke bawah di Fusion Deck Zone.Kartu fusion tidak terhitung ke dalam batas minimal 40 kartu pada Main Deck.
  • Setiap duelist harus memperlihatkan 15 kartu Side Decknya dalam keadaan tertutup.Duelist kemudian berhak menghitung apakah jumlah Side Deck 15 kartu.Setelah itu,duelist memberikan kembali pada pemiliknya.
  • Untuk memulai pertarungan, diadakan pengundian dengan koin.Duelist yang memenangkan pengundian koin berhak memilih apakah akan jalan duluan,pada pertarungan berikutnya,duelist yang jalan duluan adalah yang kalah.Apabila duel berakhir dengan seri maka diadakan pengundian lewat koin.
  • Setelah masing-masing duelist mengambil lima kartu dari atas decknya maka pertarungan dimulai.
Yang Harus Diperhatikan:

  • Selalu nyatakan gerakan yang akan kamu lakukan (menyerang,flip,summon,effect,magic,dll.)dengan jelas.
  • Tip duelist berhak mengetahui isi dari graveyard lawannya.
  • Jangan pernah menyentuh kartu lawan tanpa meminta ijin darinya.

6. Phase permainan

Di bawah ini adalah fase-fase dalam permainan Yugioh. Kalian harus mengikuti fase-fase berikut ketika bertanding.

A.Draw Phase

Dalam phase ini duelist diharuskan mengambil satu kartu dari atas decknya.Apabila duelist kehabisan kartu,maka dia langsung kalah.

B. Standby Phase

Urutannya tepat setelah Draw Phase. Pada saat ini kalian tidak boleh melakukan apapun kecuali persiapan Main Phase I. Phase ini biasanya berguna ketika kalian mengaktifkan kartu dengan efek Standby Phase seperti Solemn Wish yang menyembuhkan 500 Life Point setiap standbye phase kalian.

C.Main Phase I

Pada phase ini Duelist dapat melakukan satu kali normal summon atau set 1 monster card.Duelist juga dapat mengaktifkan atau set magic card dan trap cards.Yang harus diperhatikan jumlah kartu pada monster card zone atau magic card dan trap card zone masing-masing tidak boleh lebih dari lima.Dalam phase ini duelist juga dapat mengubah posisi attack atau defence monster cards.Pengubahan posisi dari kartu ini hanya bisa dilakukan pada main phase I atau II.Selain itu,monster yang sudah menyerang tidak bisa diubah ke defence position dalam giliran yang sama.Monster yang baru disummon atau di set,posisinya tidak bisa diubah pada giliran yang sama.Setelah main phase duelist dapat melanjutkan ke battle phase atau end phase.

D. Battle Phase

Pada tahap ini duelist dapat melakukan penyerangan baik pada monster lawan maupun menyerang langsung dengan menggunakan kartu monster pada posisi attack.Ketika akan menyerang,duelist wajib memilih satu monster miliknya untuk menyerang satu monster lawan atau menyerang langsung(Bila di duel field lawan tidak ada kartu monster).Bila duelist menyerang kartu monster yang tertutup,fliplah kartu tersebut.Bila terdapat flip effect pada monster tersebut,aktifkan effectnya.

E. Main Phase II

Setelah Battle Phase. Keterangannya sama seperti Main Phase I. Bedanya kalau kalian sudah set atau summon monster maka kalian tidak bisa summon atau set lagi. Monster yang sudah menyerang pada battle phase juga tidak bisa dirubah posisinya menjadi attack atau defend.

F. End Phase

Pada fase ini kalian mengakhiri giliran kalian.

G. Next Player Turn

Kalian memberikan giliran pada lawan.

Penting : Kalian wajib menyatakan ingin memasuki atau mengakhiri fase mana pada lawan kalian. Setelah memasuki atau mengakhiri suatu fase maka kalian tidak bisa mengulanginya kembali. Sebaiknya kalian pikir-pikir dulu sebelum memasuki atau mengakhiri Main dan Battle Phase.

7. Jenis-jenis kartu

Dalam Yugioh terdapat 3 jenis kartu. Ketiga kartu ini terdiri dari Monster, Magic, dan Trap. Kartu monster digunakan untuk menyerang. Kalian terlebih dahulu harus mensummon monster ke dalam battle field sesuai ketentuan yang berlaku. Kartu magic berfungsi untuk berbagai hal seperti equip, defend, dan menyerang. Sedangkan kartu trap adalah kartu yang berfungsi untuk mengcounter gerakan lawan kalian. Dalam tiga jenis kartu ini juga dibagi menjadi beberapa tipe. Monster tebagi atas Normal, Fusion, Effect, Synchro, dan Ritual. Magic terbagi atas Normal, Field, Equip, Continuous dan Quick Spell. Trap terbagi atas normal, counter dan continous.

8. Kartu monster

Kartu monster memiliki gambar bintang di sebelah kanan atas. Untuk mensummon monster bintang 4 ke bawah maka kalian bisa langsung melakukan summon atau set. Untuk bintang 5-6 maka kalian harus melakukan attribute summon (Mengorbankan 1 kartu monster kalian pada field). Untuk bintang 7 atau lebih maka kalian harus mengorbankan 2 monster pada field. Monster yang dikorbankan untuk normal summon atau set tidak tergantung pada level bintangnya. Apabila summon maka taruh kartu monster dalam keadaan terbuka secara vertical. Pada saat ini maka monster dalam posisi menyerang dan yang aktif adalah point menyerang monster (Attack Point). Apabila kalian melakukan set maka taruh kartu monster dalam keadaaan menghadap ke bawah secara horizontal. Saat melakukan set maka monster berada dalam posisi bertahan dan yang aktif adalah defend point. Setelah melakukan normal summon atau set maka kalian tidak bisa mengubah posisi kartu monsternya kecuali pada giliran berikutnya atau karena pengaruh kartu magic,trap, atau monster.
ormal Monster : Kartunya berwarna kuning atau coklat.


Effect Monster : Kartunya berwarna orange. Kartu monster ini memiliki efek-efek tertentu yang bisa digunakan dalam duel.








Fusion Monster : Kartunya berwarna ungu. Untuk memanggil fusion monster diperlukan kartu magic polymerization dan kartu monster untuk fusion.








Ritual Monster : Kartunya berwarna biru. Untuk summon maka dibutuhkan kartu magic ritual monsternya dan mengorbankan monster sejumlah bintang monster ritualnya.








Synchro monster : Kartunya berwarna putih. Untuk summon di butuhkan 1 monster tuner dan beberapa monster selain tuner dengan jumlah bintang sama dengan monster synchro.









Jenis-jenis Summon Monster
----------------------------------

Normal Summon atau Set : Kalian melakukan summon secara biasa baik atribut maupun tidak. Dalam 1 giliran kalian hanya bisa melakukan 1 kali Set atau Normal Summon.

Special Summon : Special summon merupakan summon special dengan menggunakan efek kartu. Ini tidak terhitung normal summon atau set. Jadi setelah special summon kalian masih bisa melakukan normal summon atau set.

Flip Summon : Terlebih dahulu kalian sudah memiliki monster dalam posisi bertahan menghadap ke bawah. Kalian flip kartunya dan monster akan berada dalam posisi menyerang. Saat melakukan flip maka kalian melakukan summon. Ini berbeda dengan Set dan Normal Summon. Setelah flip satu kartu maka kartu akan disummon. Biasanya flip summon ini digunakan pada kartu monster yang memiliki efek tertentu.

Ritual Summon : Digunakan untuk mensummon monster yang berwarna biru. Kalian memerlukan kartu magic untuk ritual monster yang akan dipanggil. Kartu monster ritualnya juga harus ada pada tangan kalian. Setelah mengaktifkan ritual magic card maka kalian korbankan monster dengan jumlah bintang yang sama baik pada field ataupun tangan kalian sesuai jumlah bintang pada ritual monster. Ritual summon tergolong Special Summon.

Fusion Summon : Ini termasuk special summon. Kalian harus menaruh monster fusion pada fusion field. Syarat fusion kalian harus memiliki kartu monster yang diperlukan untuk fusion monster baik di tangan maupun di field. Selanjutnya gunakan kartu Polymerization Magic untuk mensummon fusion monster. Monster yang diperlukan untuk fusion akan langsung hancur dan masuk ke graveyard.

9. Magic and Trap Card

Kartu Magic : Berwarna Hijau dan memiliki 5 jenis yaitu, normal, continue,equip, dan quick spell. Untuk mengaktifkan kartu magic kalian bisa langsung melakukannya ketika memilikinya di tangan atau diset di magic/trap zone.

Normal Magic : Hanya bisa digunakan pada main phase 1 atau 2. Sekali digunakan akan langsung hancur.









Equip Magic : Hanya bisa digunakan pada main phase 1 atau 2. Diequip pada monster sesuai petunjuk kartu. 1 monster bisa diequip banyak kartu sesuai jumlah kartu max pada trap/magic zone. Apabila monsternya hancur maka kartu ini juga hancur.









Continuous Magic : Hanya bisa digunakan pada main phase 1 atau 2. Memiliki lambang tak hingga. Sekali aktif maka kartu magic ini akan terus berada pada field. Efeknya terus berlanjut sampai kartu ini dihancurkan baik oleh efek, magic, atau trap card.









Field Magic : Hanya bisa digunakan pada main phase 1 atau 2. Memiliki lambang bintang. Ketika aktif ditaruh di magic/trap zone. Dalam permainan hanya boleh ada 1 field yg aktif. Apabila satu kartu field diaktifkan maka akan menggantikan field magic yg tadinya aktif.









Quickplay : Bisa digunakan seperti trap card dalam battle phase. Sekali digunakan akan langsung hancur.









Kartu Trap :

Kartu ini berwarna ungu/pink. Untuk mengaktifkan kartu trap kalian harus menset kartunya terlebih dahulu di magic/trap zone. Setelah satu giliran maka kartu trap baru bisa diaktifkan.

Normal Trap : Sekali diaktifkan akan langsung hancur. Jenis ini bisa diaktifkan sesuai keterangan kartunya.


Continue : Sama seperti continuous magic sekali kartu ini aktif maka akan selamanya berada pada trap zone. Efeknya akan terus berlanjut sampai kartu ini dihancurkan.


Kamis, 24 Juni 2010

Melatih tenaga dalam

0 komentar


Yang akan kita lakukan yaitu olah seni pernafasan, di mana nanti akan menghasilkan energi yang murni 100 % dari tubuh kita sendiri tanpa bantuan dari ghaib (kodam / jimat)

energi yang akan kita bangkitkan berasal dari titik tubuh kita yang berada sekitar 3-4 jari di atas dari kelamin. ada yang bilang tantien, solar flexus dll

untuk dapat mengaktifkan energi tersebut butuh latihan yang kontinyu dan tidak cepat putus asa, apa lagi bagi mereka yang pemula.

pada setiap individu mungkin hasilnya akan berbeda dan juga sensasinya yang akan dirasakan juga akan berbeda

yuk kita mulai latihan aja…..

1. cari tempat yang tenang dan nyaman, terserah mau dimana saja.

2. Berdoa kepada Tuhan YME tuk perlindungan dari hal2 yg negatif

3.duduk bersila dengan tulang punggung tegak lurus dengan kepala, tangan dikepal dan ibu jari digemgam dengan posisi punggung tangan menghadap keatas dan tangan diletakkan di atas lutut.

4. Mulai persiapan pernafasan, hirup nafas melalui hidung perlahan dan buang nafas melalui mulut dengan perlahan seperti kita meniup sedotan. ulangi sampai 3 x

5. Tarik nafas perlahan melalui hidung sampai 9 hitungan,

6. Kemudian alihkan nafas dan tekan ke dalam solar plexus sehingga solar plexus menjadi lebih keras dan kencang, tahan nafas serta pertahankan solar plexus yang keras dan kencang hingga 9 hitungan.
Cat: jgn alihkan nafas ke perut yang menyebabkan perut membesar, tetapi alihkan pada bagian bawah perut.

7. Lalu buang nafas perlahan melalui mulut sampai 9 hitungan. bila dilihat pernafasan secara keseluruhan / 1 siklus seperti segitiga sama sisi, 9 hitungan menarik nafas 9 hitungan tahan nafas dan 9 hitungan hembuskan nafas

8. ulangi pernafasan sampai 9 kali siklus pernafasan.

Cat:
untuk mengetahui apakah pernafasan kita benar atau salah yaitu dengan menekan solar plexus saat kita menahan nafas di solar plexus, yaitu dinding perut solar plexus akan kencang dan lemas pada saat menghembus nafas atau menarik nafas.
sumber : Klik disini

Minggu, 13 Juni 2010

AURORA

0 komentar


Aurora adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari).

Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis (IPA /ɔˈɹɔɹə bɔɹiˈælɪs/), yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang..... serupa. sumber : Wikipedia